Tampilkan postingan dengan label Aku dan Arsitektur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aku dan Arsitektur. Tampilkan semua postingan
Minggu, 18 Maret 2012
A different masterplan
kata mereka ' it's our masterplan', sebuah rencana meraih mimpi
mereka mewujudkan mimpi mengelilingi dunia dengan ilmu dan keberanian yang dimiliki...
lalu dengan apa aku ikut serta,..
menangis karena iri..
tak ada yang kubisa, tak ada yang kupunya atau mungkin terlalu banyak bermimpi
mimpi mimpiku satu persatu jatuh menjadi sebuah bualan yg tak berharga..
omong kosong
meski lambat dalam langkah aku tak akan menyerah
meski butuh beribu waktu aku kan tetap maju
meski hanya dunia kecil yang tak diketahui, ku kan tetap arungi
kembali melihat layar hitam
layar yang dipenuhi garis lurus, melengkung bahkan tak beraturan
mimpi dan dunia yang kukelilingi ada di situ dalam sebuah bentuk 2 dimensi
bergerak ke kiri dan ke kanan, berputar, bercermin dan berbalik, masih tak beraturan
sampai kapan kebuntuan ini terjadi, apa aku yang terlalu bebal
hanya beberapa jam waktu tersisa untuk sebuah pembuktian bahwa aku ikut serta
mengakhiri note dengan sebuah ucapan untuk diri sendiri
"betapa diri ini tidak ada apa-apanya dibandingkan mereka, bahkan jika hanya dibandingkan dengan kawan di sekelilingku"
kembali menekuni yang kusebut siteplan
sebuah masterplan dalam duniaku
Kamis, 10 November 2011
Surprise
Sejak masuk kuliah arsitek, aku punya kebiasaan buruk dalam menyelesaikan tugas atau pekerjaan rumah, yaitu SKS (sistem kebut semalem). Udah mepet dealine baru tugas itu dikerjakan sehingga kemungkinan selesainya itu sangat kecil, hasilnya tidak maksimal. Bahkan kebiasaan seperti ini menjadi penyebab utama aku terus kalah dan menyerah. Sebenernya bukan sengaja, tapi mungkin krena kedisiplinanku yang kurang. Karena lelah dan cape, atau merasa masih punya banyak waktu, tugas itu ditunda untuk besok, padahal semakin besok semakin habis waktu tersisa yang akhirnya tugas itu benar-benar mesti dikumpulkan besok. Sekarang masih saja seperti itu kelakuanku.
Semester ini aku bersyukur dipertemukan dengan teman seperjuangan yang solider dan saling mendukung dalam belajar. Saling berbagi informasi dan saling membantu membuat tugas adalah hal yang diutamakan pada mereka. Saling kirim email berbagi apa yang mereka punya untuk mempermudah teman yang lainnya mengerjakan tugas. Aku surprise banget waktu malam-malam teman sekelompokku menelpon dan bertanya 'apakah aku mau maketnya dibikinin mereka sekalian'. Siapa yang gak seneng.Waktu itu aku pulang kampung sehingga gak sempet bikin maket sedangkan waktunya tinggal seminggu lagi.Kata terima kasih sepertinya kurang cukup untuk solidaritas mereka.
Allah sudah memberiku teman-teman yang istimewa, tinggal bagaimana aku menyesuaikan diri sehingga nilai positif mereka bisa berpengaruh padaku dan membawaku bersama mereka sampai akhir wisuda. Kini aku merasa menjadi orang yang tidak bersyukur pada Allah, karena H min 3 menuju hari asistensi belum mengerjakan apa-apa. Benar-benar kebiasaan buruk. Ampuni aku Ya Allah, berikanlah kemudahan padaku dalam menuntut ilmu arsitek ini. Robbi jidni ilman warzukni fahman birohmatika ya arhamarohimin.
Semester ini aku bersyukur dipertemukan dengan teman seperjuangan yang solider dan saling mendukung dalam belajar. Saling berbagi informasi dan saling membantu membuat tugas adalah hal yang diutamakan pada mereka. Saling kirim email berbagi apa yang mereka punya untuk mempermudah teman yang lainnya mengerjakan tugas. Aku surprise banget waktu malam-malam teman sekelompokku menelpon dan bertanya 'apakah aku mau maketnya dibikinin mereka sekalian'. Siapa yang gak seneng.Waktu itu aku pulang kampung sehingga gak sempet bikin maket sedangkan waktunya tinggal seminggu lagi.Kata terima kasih sepertinya kurang cukup untuk solidaritas mereka.
Allah sudah memberiku teman-teman yang istimewa, tinggal bagaimana aku menyesuaikan diri sehingga nilai positif mereka bisa berpengaruh padaku dan membawaku bersama mereka sampai akhir wisuda. Kini aku merasa menjadi orang yang tidak bersyukur pada Allah, karena H min 3 menuju hari asistensi belum mengerjakan apa-apa. Benar-benar kebiasaan buruk. Ampuni aku Ya Allah, berikanlah kemudahan padaku dalam menuntut ilmu arsitek ini. Robbi jidni ilman warzukni fahman birohmatika ya arhamarohimin.
Minggu, 09 Oktober 2011
New One
Aku berada di kostan teman kuliah, mengerjakan tugas kelompok untuk besok hingga larut malam. Ini merupakan Pengalaman baru untukku bersama-sama orang yang studiholic, mudah-mudahan menjadi pengaruh positif untukku. Aku melihat mereka satu persatu, berkenalan lebih dekat lagi dan berbagi pengalaman. Banyak hal yang menakjubkan mengenai cara mereka menghadapi tugas kuliah arsitek. Tak ada kata-kata negatif, atau kepesimisan.Kutarik kesimpulan bahwa tugas pertama masuk,tugas UTS atau UAS, tugas dengan bobot nilai kecil atau besar tetap saja sama. Semua adalah prioritas. Tak ada rumus bagi mereka belum mengerjakan tugas sedang tugas harus kumpul besok. Serius dan semangat tanpa lelah mengerjakan tugas, tak ada penundaan.
Hal yang menakjubkan lainnya yaitu, mereka saling bantu membantu, membagi ilmu tanpa ragu. Betapa senangnya kalau jarak kontrakanku yang sekarang dekat dengan mereka, pasti lancar.^_^
Hal yang menakjubkan lainnya yaitu, mereka saling bantu membantu, membagi ilmu tanpa ragu. Betapa senangnya kalau jarak kontrakanku yang sekarang dekat dengan mereka, pasti lancar.^_^
Kamis, 06 Oktober 2011
Dejavu
Kembalinya aku mengarungi perkuliahan sabtu minggu menandakan kebangkitanku dari kematian. Mati semangat dan mati harapan. Aku bangkit dengan membawa rumus baru yaitu YAKIN DAN DISIPLIN.
Meskipun Aku mengulang setengah perjalan yang telah kulalui semester lalu, akan kujadikan itu sebuah kelebihan. Kadang aku terlalu lebay menghadapi sesuatu hal meski itu hanya masalah kecil, termasuk hari pertama masuk kuliah. Rasa takut untuk menyesuaikan diri dengan teman baru, rasa takut adanya perubahan yang rumit dalam sistem, juga rasa takut menghadapi diriku sendiri.Semua itu menjadi sindrom masuk ke tahun ajaran baru. Aku memulai perkuliahan pertama tahun 2008 sebagai angkatan 13, kini aku bersama dengan angkatan 16, mengulang semster 4 yang pernah kulalui setengah bersama angkatan 15.
Mata kulaih Tapak aku bertemu dengan dosen yang sama, menerima mata kuliah yang sama, menerima tugas yang sama juga. Mata Kuliah teknologi bangunan pun begitu, sehingga aku merasa dejavu. Mengalami hal yang sama dua kali. Hari pertama kulalui dengan baik. Dengan Keyakinan aku harus lebih disiplin sehingga kekurangan dan kesalahanku tidak menjadi dejavu juga.
Meskipun Aku mengulang setengah perjalan yang telah kulalui semester lalu, akan kujadikan itu sebuah kelebihan. Kadang aku terlalu lebay menghadapi sesuatu hal meski itu hanya masalah kecil, termasuk hari pertama masuk kuliah. Rasa takut untuk menyesuaikan diri dengan teman baru, rasa takut adanya perubahan yang rumit dalam sistem, juga rasa takut menghadapi diriku sendiri.Semua itu menjadi sindrom masuk ke tahun ajaran baru. Aku memulai perkuliahan pertama tahun 2008 sebagai angkatan 13, kini aku bersama dengan angkatan 16, mengulang semster 4 yang pernah kulalui setengah bersama angkatan 15.
Mata kulaih Tapak aku bertemu dengan dosen yang sama, menerima mata kuliah yang sama, menerima tugas yang sama juga. Mata Kuliah teknologi bangunan pun begitu, sehingga aku merasa dejavu. Mengalami hal yang sama dua kali. Hari pertama kulalui dengan baik. Dengan Keyakinan aku harus lebih disiplin sehingga kekurangan dan kesalahanku tidak menjadi dejavu juga.
Langganan:
Postingan (Atom)

